PERAN ULAMA DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN KEAGAMAAN DI DESA TARUSAN KECAMATAN DUSUN UTARA

Authors

  • Achmad Gazali Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Ma’arif Buntok

DOI:

https://doi.org/10.69782/almanba.v7i13.9

Abstract

Secara umum peran ulama dalam meningkatkan pendidikan keagamaan adalah dengan memberikan pengajaran/ceramah, memberikan motivasi untuk menuntut ilmu, dan terlibat dalam aktivitas keagamaan. Tujuan yang  ingin dicapai adalah untuk mengetahui peran ulama Desa Tarusan dalam meningkatkan pendidikan keagamaan di Desa Tarusan Kecamatan Dusun Utara dan faktor yang mempengaruhi terhadap para peran ulama dalam meningkatkan pendidikan keagamaan.

Subjek dari penelitian ini adalah ulama Desa Tarusan Kecamatan Dusun Utara, sedangkan objeknya yaitu peran ulama desa Tarusan dalam meningkatkan pendidikan keagamaan di Desa Tarusan Kecamatan Dusun Utara.

Jenis penelitian ini adalah jenis field research, dan data digali dengan menggunakan teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara,  yang selanjutnya diolah dengan teknik editing, koding, dan interpretasi. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan penarikan kesimpulan menggunakan metode induktif.

Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa peran ulama dalam meningkatkan pendidikan keagamaan di Desa Tarusan Kecamatan Dusun Utara  sangat  signifikan, peran ustadz yang merupakan seorang pengajar, penceramah, juga sebagai tokoh masyarakat dalam membantu pembinaan masyarakat Desa Tarusan dalam bidang pendidikan keagamaan. Faktor-faktor yang mempengaruhi adalah latar belakang pendidikan mereka yang cukup tinggi yaitu rata-rata lulusan Pendidikan Tinggi Islam dan memiliki gelar S1 dan lulusan Pondok Pesantren dan kesiapan mereka dalam melayani masyarakat dengan pelayanan 24 jam.

References

Ahmadi, Abu, dan Noor Salimi, MKDU Dasar-dasar Pendidikan Agama Islam untuk Perguruan Tinggi, Jakarta: Bumi Aksara, Cet. Kelima, 2008.

Askar, S., Kamus Arab Indonesia Al Azhar, Jakarta: Senayan Publishing, 2011.

Buseri, Kamrani, Pendidikan Keluarga, Banjarmasin: Lentera, 2010.

Djaelani, Abdul Qodir, Peran Ulama dan Santri dalam Perjuangan Politik Islam di Indonesia, Surabaya: PT Bina Ilmu, 1990.

Echols, John M., dan Hassan Shadily, Kamus Inggris Indonesia, Cet. XIX, Jakarta: Gramedia, 1990.

Haedari, Amin, dkk., Masa Depan Pesantren dalam Tantangan Modernitas dan Tantangan Komplesitas Global, Jakarta: IRD Press, 2004.

Hamalik, Oemar, Metode Belajar dan Kesulitan-Kesulitan Belajar, Bandung: Tarsito, 1983.

Hasyim, Umar, Mencari Ulama Pewaris Nabi, Cet. II, Surabaya: PT Bina Ilmu, 1983.

Ihsan, Hamdani, dan H. A. Fuad Ihsan, Filsafat Pendidikan Islam, Bandung: Pustaka Setia, 2007.

Jalaluddin, Psikologi Agama, Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2008.

Joseph, S, Education and Modernization in Middle East, Ed. Ahmad Jainuri, Surabaya: Al-Ikhlas, 2001.

Khoiriyah, Menggagas Sosiologi Pendidikan Islam, Yogyakarta: Teras, 2012.

Lupidus, Ira M., A History of Islamic Society, Terj. Gufron a Ma’adi.

Makdisi, George, The Rice Of Colleges, Institution of Learning in Islam and the West, (Endinburg: Endinburgh University Press, 1981.

Mansyur, Strategi Belajar Mengajar, Jakarta: Direktorat Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam dan Universitas Terbuka, 1991.

Muchsin, Bashori dan Abdul Wahid, Pendidikan Islam Kontemporer, Cet. ke-5, Bandung: Rosda Karya, 1992.

Mujtahid, Reformulasi Pendidikan Islam, Malang: UIN-Malang Press, 2011.

Pusat Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Cet. IV, Jakarta: Balai Pustaka, 2007.

Rohani, Ahmad, Pengelolaan Pengajaran, Jakarta: PT. Rineka Cipta, Cet. Kedua, 2004.

Tim Penyusun Kamus Besar Bahasa Indonesia, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Cet. 3, Jakarta: Balai Pustaka, 1990.

Downloads

Published

2023-06-02

Issue

Section

Articles